Al-Chemist Ungu

tentang Pendidikan dan Kimia

MSDS AgNO₃


adapted by: Alchemist Ungu


A.    Pendahuluan
MSDS ( Material Safety Data Sheet) atau Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB), merupakan kumpulan data keselamatan dan petunjuk dalam penggunaan bahan bahan kimia berbahaya. Lembar Data Keselamatan Bahan didesain sedemikian rupa disusun secara ringkas, sistematik dan dalam Bahasa Indonesia agar mudah dimengerti dan dipahami. Pembuatan LDKB dimaksudkan sebagai informasi acuan bagi para pekerja dan supervisor yang menangani langsung dan mengelola bahan kimia berbahaya dalam industri maupun laboratorium kimia. Dengan informasi tersebut diharapkan seseorang akan mempunyai naluri untuk mencegah dan menghindari serta mampu menanggulangi kecelakaan kimia yang mungkin terjadi (Tim Supervisi Ditjen Dikti, 2002)
LDKB bukan merupakan terjemahan dari MSDS dari luar negeri, tetapi merupakan kumpulan informasi keselamatan dari banyak buku, leaflet, jurnal, dan pengalaman
Data daari MSDS maupun LDKB sangat pentng dalam penyimpanan, penanganan,pemakaian, dan pembuangan zat kimia. Data ini merupakan protocol standar keamanan dan keselamatan kerja. Sehingga mampu mendukung budaya terciotanya kesehatan dan keselamatan kerja.

B.     Gj
C.     MSDS Perak (I) Nitrat

1.      Identifikasi Produk
Sinonim: lunar kaustik, perak (I) nitrat, perak (1 +) nitrat, garam asam nitrat perak
Rumus molekul: AgNO 3
Berat molekul : 169,87
CAS No: 7761-88-8
EC No: 231-853-9
Indeks EC No: 047-001-00-2
Kode Produk: JT Baker: 3426, 3429 , Mallinckrodt: 2160, 2169, 7992
2.      Komposisi Bahan
Nama
CAS #
% berdasarkan berat
Perak  Nitrat
7761-88-8
100

Toksikologi Data Bahan: Perak nitrat: LISAN (LD50): akut: 1173 mg / kg [Tikus]. 50 mg / kg [Mouse]. 473 mg / kg [Babi Guinea].

3.      Identifikasi Bahaya
Beracun, berbahaya,  korosif. menyebabkan luka bakar pada setiap jaringan tubuh. bisa fatal jika tertelan. berbahaya jika dihirup. oksidator kuat. dapat menyebabkan kebakaran apabila kontak dengan bahan lain.
Data rangking bahaya, meliputi :
kesehatan : 3 (keracunan hebat)
Mudah terbakar: 0 - Tidak ada
Reaktivitas : 3 - parah (oksidator)
Kontak : 3 - parah (Korosif)
alat pelindung: GOGGLES & SHIELD; jas lab & Apron, Vent HOOD; GLOVES PROPER
Kode Warna penyimpanan: Kuning (reaktif)
beberapa efek kesehatan:
Inhalasi:
Sangat merusak jaringan dari selaput lendir dan saluran pernapasan bagian atas. Uap yang terhirup dapat menyebabkan batuk, mengi, radang tenggorokan, sesak nafas, sakit kepala mual dan muntah. Debu yang mengendap di paru-paru  dapat menyebabkan pneumokoniosis.
Tertelan: Korosif.
Menelan dapat menyebabkan luka bakar parah pada tenggorokan, mulut, dan perut. Dapat menyebabkan sakit tenggorokan, muntah, diare. Dan beracun. Gejalanya meliputi nyeri dan terbakar di mulut, menghitamkan kulit dan selaput lendir, tenggorokan, dan perut, air liur, muntah bahan hitam, diare, kolaps, syok, koma dan kematian.
Kontak Kulit: Korosif.
Gejala kemerahan, nyeri, dan dapat membakar kulit.
Kontak Mata: Korosif.
Dapat menyebabkan penglihatan kabur, kemerahan, nyeri, luka bakar jaringan dan kerusakan mata.
Chronic Exposure: jika tertelan secara terus-menerus dapat menyebabkan perubahan warna kebiruan permanen pada konjungtiva, kulit, dan selaput lendir. inhalasi berulang dapat menyebabkan penyakit paru-paru. Orang yang memiliki kelainan kulit, masalah mata atau gangguan fungsi pernafasan mungkin lebih rentan terhadap efek dari zat.
4.      Pertolongan Pertama
Inhalasi:
Hilangkan dengan udara segar. Jika tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Mendapatkan perhatian medis segera.
Ingesti:
Jangan menyedot langsung dengan mulut. Berikan minum yang banyak. Jangan pernah memberikan sesuatu melalui mulut kepada orang yang tidak sadar. Segera beri pertolongan medis.
Kontak Kulit:
Segera basuh kulit dengan banyak air sekurang-kurangnya 15 menit sambil menghilangkan kontaminan pada pakaian dan sepatu. Segera beri pertolongan medis. Cuci pakaian sebelum digunakan kembali. Bersihkan sepatu sebelum digunakan kembali.
Kontak Mata:
Segera basuh mata dengan banyak air selama minimal 15 menit, sambil dikedip-kedipkan. Segera beri pertolongan medis
5.      Tindakan Menghindari Kebakaran
Api:
Bahan pengoksidasi ini mudah terbakar bila didekatkan dengan bahan yang mudah terbakar.
Ledakan:
Beberapa reaksi dapat menyebabkan ledakan, misalnya bereaksi dengan ammonia membentuk senyawa yang mudah meledak.
Media pemadaman api:
Gunakan air untuk menyiram. Jangan gunakan bahan kimia kering, karbon dioksida atau Halon. Jangan biarkan limpasan air masuk pembuangan atau saluran air.
Informasi Khusus:
jika  terjadi kebakaran, pakailah full protective clothing dan NIOSH-approved self, terdiri dari  alat pernapasan dengan penutup wajah penuh dan dioperasikan pada tekanan yang diinginkan atau mode tekanan positif lainnya.
6.      Menghindari Kecelakaan
Hilangkan semua sumber api. Beri ventilasi di area terjadinya kebocoran atau tumpahan. Pakailah pelindung peralatan pribadi yang sesuai sebagaimana ditentukan dalam Bagian 8:. Tumpahan:
Bersihkan tumpahan dengan cara yang tidak menyebarkan debu ke udara. Gunakan alat yang tidak memicu penyebaran debu. kurangi hamburan debu dengan cara  membasahi dengan air. Ambil tumpahan untuk me-recovery atau dibuang dan ditempatkan dalam wadah tertutup. Peraturan US (CERCLA) mewajibkan pelaporan tumpahan dan kebocoran ke tanah, air dan udara untuk tumpahan yang melebihi batas ambang pelaporan. Bebas pulsa untuk US Coast Guard National Response Center adalah (800) 424-8802.
7.      Penanganan dan Penyimpanan
Simpan dalam wadah tertutup rapat, dingin, kering,, dan berventilasi. Hindari kerusakan fisik, tempat-tempat yang lembab, sinar matahari langsung, sumber panas, api, penyimpanan di lantai kayu, bahan-bahan lain yang sifatnya bertentangan dengan perak nitrat, bahan yang mudah menyala, organik atau bahan mudah teroksidasi lainnya.  Wadah bahan ini mungkin berbahaya ketika kosong karena wadah dapat mempertahankan residu produk (debu, padat); amati semua peringatan dan tindakan pencegahan yang terdaftar untuk produk.
8.      Proteksi Diri
Batas Airborne:
-OSHA Batasi Paparan diperbolehkan (PEL):
0,01 mg/m3 (TWA) untuk debu logam perak dan asap sebagai Ag
Ambang-ACGIH Batas Nilai (NAB):
0,01 mg / m3 (TWA) untuk senyawa perak larut sebagai Ag
Sistem Ventilasi:
Sebuah sistem lokal dan / atau general exhaust dianjurkan untuk menjaga kedapatan Ag di bawah Batas ambang Airborne yang telah ditentukan. Ventilasi pembuangan lokal umumnya lebih disukai karena dapat mengontrol emisi dari kontaminan pada sumbernya, mencegah dispersi ke area kerja umum. Silahkan lihat dokumen ACGIH, Industrial Ventilation, A Manual of Recommended Practice, sebagian besar edisi terbaru, untuk lebih detailnya.
Personal respirators (NIOSH Approved):
Jika batas terlampaui dan teknik kontrol tidak layak, sebuah full facepiece particulate respirator (NIOSH tipe filter N100) dapat dipakai sampai 50 kali batas paparan atau konsentrasi penggunaan maksimum yang ditetapkan oleh badan pengawas sesuai atau pemasok respirator, dengan konsentrasi yang paling rendah. Jika terdapat partikel minyak (misalnya pelumas, Gliserin dll) gunakan NIOSH tipe filter R atau P. Untuk keadaan darurat atau keadaan di mana tingkat eksposur yang tidak diketahui, gunakan full- facepiece dengan tekanan positif yang udaranya dipasok dari respirator. PERINGATAN: respirator yang memurnikan udara tidak melindungi pekerja dari kekurangan oksigen atmosfer.
Perlindungan kulit:
Pakailah pakaian pelindung, yaitu sepatu bot, sarung tangan, jas lab, apron atau baju, yang sesuai, untuk mencegah kontak kulit.
Perlindungan mata:
Gunakan chemical safety goggles dan / atau full face shield yang mampu melindungi  mata dari debu atau percikan larutan. Sediakan eye washer untuk pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan pada mata.
9.      Sifat-sifat Fisika dan kimia
kenampakan: Transparan, kristal tak berwarna.
Bau: Tidak berbau.
Kelarutan: air 219g/100g @ 200C (68F).
berat jenis: 4.352
pH: ca. 6 (netral untuk lakmus)
% Volatil dengan volume @ 210C (70F): 0
Titik didih: 444C (831F) terurai.
titik leleh: 212C (414F)
Densitas uap (udara = 1): 4.4
Tekanan Uap (mm Hg): Sangat rendah.
kecepatan evaporasi (BuAc = 1): informasi tidak ditemukan.
10.  Stabilitas dan Reaktifitas
Stabilitas:  Stabil pada suhu kamar dalam wadah tertutup. Saat terkena cahaya warna berubah menjadi hitam.
Bahaya Dekomposisi Produk:  Oksida nitrogen.
Bahaya Polimerisasi: Tidak akan terjadi.
Bahan yang bertentangan: Amoniak, alkali, garam antimon, garam arsenik, bromida, karbonat, klorida, iodida, tiosianat, garam besi, fosfat, asam tannic dan tartrates.
Kondisi yang harus dihindari: Panas, api, sumber api, cahaya dan bahan yang bertentangan.
11.  Informasi Toksikologi
Oral rat LD50: 1173 mg / kg. Iritasi data, kelinci, std
Draize: mata = 1 mg, berat. Diteliti sebagai tumorigen, mutagen, efektor reproduksi.
12.  Informasi Ekologi
Nasib Lingkungan: Berbahaya dalam lingkungan - dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang.
Lingkungan Toksisitas: informasi tidak ditemukan.

Daftar Pustaka

Tim Supervisi Ditjen Dikti.2002. Pelatihan Manajemen Laboratorium. Dirjen DIKTI. Proyek Peningkatan Manajemen Pendidikan Tinggi.

LAVA TOUR --Kali Putih, red

Berikut ini adalah hasil jeprat-jepret saya di 'on the spot of KALI PUTIH'  pada hari Jum'at tanggal 7 Januari 2011. Singkat cerita, saya dan teman saya sudah merencanakan untuk mengunjungi dan melihat bagaimana kondisi kali Putih yang pasca meletusnya Gunung Merapi, menjadi salah satu tempat aliran dari lava atau lahar dingin, berupa material-material pasir. Beberapa hari yang lalu, sempat juga pasir mencapai jalan raya, hingga ketinggian hampir 3 meter. hohoho... Dan hal ini yang menyebabkan Jalan Magelang sempat ditutup, beberapa jam. Dan inilah hasilnya...
 Bisa kita lihat, di pinggir-pinggir jalan terdapat tumpukan pasir, kita bayangkan saja, seberapa besar pasir yang menum,puk di badan jalan sehingga jalan harus ditutup.
 Area ini tadinya adalah sungai kecil dan juga kebun milik penduduk, namun sekarang telah tertutup oleh lapisan pasir

 area toko yang diterjang lahar dinghin pada banjir lahar dingin episode pertama..

 tampak rumah yang hancur..


tekstur tanah berpasir-kerikil


Dan bahkan, kini area yang lebih menyerupai hamparan pasir ini, terlihat sebagai area 'obyek wisata'. Bagaimana tidak, terlihat banyak sekali pengunjungnya, yang sebagian hampir seperti saya yang asyik 'jeprat-jepret'  sana-sini. Rupanya penduduk sekitar memang sangat kreatif, ada yang berjualan lotes, es krim, dan juga minuman lainnya.
foto orang berbaju kuning ini, percaya atau tidak percaya adalah seorang wanita, ibu-ibu berumuran 50-an tahun..
keep fight!!!











Foto-foto ini saya ambil eksklusive dari tempat kejadian (hha^^..)
 Berdecak kagum pada Sang Pencipta 'Subhanalloh'..

Kali Putih, banjir lagi

Minggu, 9 Januari, hujan sangat deras melanda hampir seluruh area di Magelang-Jogja pada sore harinya. Ketika itu saya, berada di Jogjaa bersama seseorang sedang mencari kado. Karena terlalu asyk, membuat kami terlalu kesorean untuk pulang ke Magelang, tapi kami tetap memutuskan untuk pulang. Hujan itu begitu deras, sampai-sampai sepanjang jalan Magelang terlihat banjir.
Bahkan saya juga dapat sms bahwa Jalan Magelang di daerah Salam sudah ditutup dikarenakan Kali Putih meluap lagi, bahkan isunya 3 kali luapan hari kemarin. Kami malah jadi penasaran dan pulang lewat jalan tersebut, hingga di Turi, sebelum Tugu Ireng, jalan dialihkan melewati Wates. Kendaraan-kendaraan dengan plat nomor AA,AB,H,G R dan masih banyak lagi, memenugi jalan sempit itu, begitu juga kendaraan yang berpapasan dari arah berlawanan. Hujan deras membuat pandangan mata juga kurang jeli dan jalanan licin. Ditambah lagi, penerangan jalan yang sangat minim sekali.
Melewati Kalibawang, dan beberapa sungai yang merupakan sungai lanjutan dari Kali Putih, terdengar aliran deras dan bau pasir. Melanjutkan perjalanan sampai daerah Srowol, tepat jam 21.00 malam. dan ternyata jembatan Srowol tidak bisa dilewati karena jembatan baru  itu sudah ambruk lagi. Mulai panik lagi, karena jembatan Pabelan juga ditutup untuk waktu yang belum ditentukan, sampai hujan dan banjir mereda. Kamipun dialihkan untuk melewati Jagalan, sampai di sana terjadi kemacetan yang sangat parah karena ada truk yang mblesek, akhirnya diputuskan lagi untuk menunngu kepastian jembatan Pabelan, yang ternyata memang baru saja dibuka pukul 22.00 malam.


Keesokan paginya, enin 10 Januari jembatan Srowol juga belum bisa dilewati, karena keadaannya seperti pada foto di samping. Perlu diketahui, jembatan ini sebenarnya juga belum total jadi, hanya saja memang sudah bisa dilewati sebelumnya.. Dan kini, kembali tidak bisa dilewati. Sungai ini merupakan aliran sungai Pabelan. Pada banjir lahar yang pertama dulu, jembatan ini sudah pernah hancur...










Akibatnya, karena jalan akses menuju Jogja pagi ini rata-rata ditutup dan dialihkan ke Kulonprogo, membuat saya terlambat kuliah Manajemen Laboratorium hari, dan terpaksa membolos, karena perjalanan Magelang-Jogja yang biasa kutempuh kurang dari 45menit, memecahkan rekor menjadi 2,5 jam. Ditambah lagi acara "kesasar". 

manfaat dan alasan untuk selalu bangun pagi

Mahasiswa, sebuah kata yang nampaknya sangat umum dan lebih suka untuk menjadi  bangsawan (bangsa sing  tangine  awan) alias bangunnya setelah matahari terbit and udah ketinggalan ayam b'kokok. But this different for me, I usually get up at 4 am then start my activities at that time, and of course this draft..
Lets analyze!! Sebenarnya apa yang menyebabkan kebanyakan dari mereka bangun siang. Yupz.. Quiet Right! karena mereka terbiasa bekerja di waktu malam, terutama programmer, ngerjain tugas, atau nglembur gak jelas alias begadang. Sebenarnya gak ada masalah apabila anda enjoy melakukannya. Di tulisan ini, saya hanya akan menyerukan opini pribadi tentang manfaat bangun pagi (that so amazed to our physical condition and also productivity). Lalu anda dapat membandingkan nantinya dengan kebiasaan anda selama ini..

early riser

Kadang di suatu kompetisi dan juga perlombaan, 'the winner'  bukan selalu mereka yang melakukan suatu hal 'tercepat', tapi terkadang yang memulai lebih awal'lah yang mendapat suatu kemenangan. Bangun lebih awal berarti memberi anda kesempatan untuk bergerak lebih dulu. Artinya anda dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk menjadi lebih produktif atau lebih enerjik dibandingkan orang lain. Bagi saya bangun pagi itu :
Kesempatan untuk merencanakan hari saya. Di tengah kesunyian pagi yang dingin di Jogjakarta, saya merencanakan apa saja target saya pada hari itu. Banyak mahasiswa yang bangun tidur langsung mandi dan pergi ke kampus. Aktivitas mereka bagai rutinitas yang otomatis. Dengan bangun awal saya punya kesempatan untuk merefleksikan hidup maupun menyusun rencana jangka pendek. Cukup sepuluh menit saja setelah bangun tidur, saya duduk bermeditasi dan mengungkapkan pikiran positif untuk menyambut pagi : "Saya beruntung pagi ini saya bangun dalam keadaan sehat. Saya takkan menyia-nyiakan anugerah ini. Hari ini saya pasti lebih produktif daripada kemarin dan saya akan belajar banyak hal…"
Bangun pagi berarti peluang untuk mempersiapkan hidup yang lebih sehat. Setelah sholat subuh saya biasa minum satu gelas (500 ml) air putih, warm-up dan stretching, kemudian berangkat lari pagi. Olahraga memberi saya banyak energi sebelum memulai aktivitas. Tidak bagus jika anda masuk kuliah dengan wajah lesu dan kuyu karena baru bangun tidur. Sebagai catatan, dengan berkeringat setelah olahraga bukan membuat tubuh anda lemah atau lesu, tapi akan membuat tubuh anda menjadi segar dan bugar serta akan lebih fit dalam melakukan aktivitas (it means u get ur day). Saya yakin tidak banyak mahasiswa yang sempat olahraga pagi. Keuntungan lain olahraga pagi dibanding olahraga sore adalah : olahraga pagi jarang batal karena merupakan aktivitas pertama kita. Sedangkan olahraga sore kerap harus batal karena seringkali ada kegiatan mendadak yang tidak direncanakan dan juga cuaca yang tidak memungkinkan (example: rain).
Juga sebuah momen berharga untuk tenggelam di dalam kesibukan pribadi. Sepulang olahraga saya sudah mulai mengerjakan tugas-tugas yang seharusnya saya kerjakan siang nanti. Saya selalu memulai dari pekerjaan yang susah dan paling berat. Hal ini karena kesunyian pagi lebih memudahkan saya untuk berkonsentrasi. Atau biasanya saya sudah menyusun suatu planning tentang apa yang akan saya kerjakan keesokan harinya. Tidak perlu kerja di bawah tekanan, cukup kerja santai saja sambil mendengar musik. Ini memberikan boost pada produktivitas saya. Mengapa? Sebab pada pukul 07.00 ketika teman-teman saya baru mulai, saya sudah menyelesaikan 30% (bahkan kadang 50%) pekerjaan untuk hari itu. Saya lebih produktif bukan karena saya lebih cepat, tapi karena saya mulai lebih awal.

dawn breaks

Bangun pagi menghindarkan kita dari tekanan. Pernah anda membayangkan bangun tidur 10 menit sebelum kuliah dimulai? Tentu sangat menyebalkan. Dengan bangun awal saya bisa melewatkan pagi dengan santai. Bahkan kerapkali saya mandi beberapa saat sebelum matahari terbit. Sambil menikmati guyuran air hangat di udara subuh yang dingin saya senang mencari inspirasi, sesuatu yang nyaris mustahil dilakukan apabila anda mandi seperti dikejar setan. Setengah jam sebelum kuliah, saya biasa sarapan pagi, entah itu pecel, bubur ayam, atau roti (tanpa nasi). Sarapan pagi itu bagus. Jika anda tidak sempat sarapan pagi, anda lebih cepat lapar. Namun bagi saya sendiri sangat tidak membiasakan diri untuk sarapan pagi. Kebiasaan buruk yang membuat saya lebih sehat daripada saya harus sarapan pagi. 
Menjadi "early bird" juga berarti kesempatan membangun manfaat jangka panjang.