Al-Chemist Ungu

tentang Pendidikan dan Kimia

LERAK...sang deterjen alami

Di jaman kita hidup sekarang, sangatlah lebih enak bila dibandingkan mudanya kakek nenek kita. Apalagi di era yang serba modern dan instan sekarang ini, kita tidak perlu bersusah-susah. Mau masak nasi tinggal masukin beras ke rice cooker, mau nyuci tinggal masukin pakaian kotor plus deterjen ke mesin cuci.

Ngomong-ngomong tentang cuci-mencuci, siapa yang yang tak kenal deterjen dengan segudang merk yang beredar di negeri kita ini. " Cukup setakar bisa buat nyuci pakaian kotor seember..".. " Mencuci tangan tetap lembut...". " kekuatan sepuluh tangan.." dan sebagainya... Begitulah berbagai bunyi hasutan dari berbagai iklan deterjen di televisi. Namun dari sekian banyak produk deterjen yang beredar di pasaran, apakah ada yang benar-benar ramah lingkungan ?

deterjen merupakan buah kemajuan teknologi,
namun dampaknya sangat merusak lingkungan

Setelah mencuci baju, kulit tangan Anda terasa kering, panas, melepuh, retak-retak, gampang mengelupas hingga gatal? Bila itu yang Anda rasakan, maka deterjen Anda adalah bukan deterjen yang baik bagi kesehatan. Hati-hati, pemakaian terus-menerus menimbulkan gangguan pada fungsi-fungsi organ, seperti pada sistem pencernaan dan fungsi hati. Air yang terkontaminasi deterjen, dapat mengganggu fungsi-fungsi organ. Dalam waktu panjang, dapat merusak sistem pencernaan, dan fungsi hati. Hal itu disebabkan oleh susunan rantai kimia surfaktan, yang ada di dalam deterjen itu.

Ternyata selain tidak bersahabat dengan tubuh manusia, deterjen juga tidak ramah terhadap lingkungan. Di dalamnya terdapat zat-zat yang tidak bisa atau sulit terurai secara alami oleh tanah. Zat-zat kimia tersebut kemudian terakumulasi selama bertahun-tahun dan merembes ke dalam sumber air tanah. Zat pembersih seperti chlorine— yaitu zat kimia yang banyak dipakai sebagai pemutih dalam deterjen—membutuhkan waktu selama 150 tahun untuk terurai sempurna. Demikian juga ABS (alkyl benzene sulphonate), zat kimia yang digunakan sebagai penghasil busa pada berbagai deterjen. Saking kuatnya ikatan rantai molekul-molekul penyusunnya, ABS baru bisa terurai sempurna dalam waktu kurang lebih 500 tahun!!

Pada masa mudanya kakek nenek kita dahulu, mereka tidak mengenal yang namanya deterjen. Boro-boro mengenal, mungkin pabriknya saja belum ada. Untuk keperluan mencuci baju, mereka memanfaatkan busa yang diperoleh dari tumbuhan yang bernama "Lerak". Lerak (terutama Sapindus rarak De Candole, dapat pula S. mukorossi) atau dikenal juga sebagai rerek atau lamuran adalah tumbuhan yang dikenal karena kegunaan bijinya yang dipakai sebagai deterjen tradisional.

buah lerak sekilas mirip dengan buah kurma, tetapi bentuknya bulat, sedang buah kurma lonjong
Tumbuhan lerak berbentuk pohon dan rata-rata memiliki tinggi 10m walaupun bisa mencapai 42 meter dengan diameter 1m, karenanya pohon lerak besar dengan kualitas kayunya setara dengan kayu jati. Sehingga banyak ditebang karena memiliki nilai ekonomis. Bentuk daunnya bulat-telur berujung runcing, bertepi rata, bertangkai pendek dan berwarna hijau. Biji terbungkus kulit cukup keras bulat seperti kelereng, kalau sudah masak warnanya coklat kehitaman, permukaan buah licin dan mengkilat.

Biji lerak mengandung saponin, suatu alkaloid beracun, saponin inilah yang menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci, dan dapat pula dimanfaatkan sebagai pembersih berbagai peralatan dapur, lantai, bahkan dapat dipakai untuk memandikan dan membersihkan binatang peliharaan. Kandungan racun biji lerak juga berpotensi sebagai insektisida. Cara mendapatkan busa buah lerak sangatlah gampang. Buah lerak cukup dimemarkan dengan cara dipukul. Lalu gosokkan buah lerak yang telah memar tadi pada kain atau baju yang akan dicuci. Dengan kain atau pakaian dibasahi terlebih dahulu. Kulit buah lerak dapat digunakan sebagai pembersih wajah untuk mengurangi jerawat dan kudis. Busa yang dihasilkan dari buah lerak tidaknya merusak lingkungan. Busa tersebut dengan sendirinya akan terurai.
 
 
mencari buah lerak sangat sulit, karena pohon sudah jarang


Namun sekarang ini sangatlah sulit untuk menemukan pohon lerak. Biasanya para pengrajin batik tradisionallah yang masih menggunakan lerak untuk mencuci kain batik. Busa buah lerak tidak akan merusak warna kain batik, namun justru sebaliknya. Dengan di cuci dengan menggunakan busa buah lerak, warna kain batik akan bertahan lebih lama.

The Sun as a Source of Negative Entropy

The Biosphere is defined here as all of the matter which is used to 'build' living organisms. Part of this matter is in the living organisms and part in the 'recycling' stage. The environment is defined here as all the other matter on Earth and in the Universe, including radiation.
In order to get more organized, the Biosphere requires an influx of 'negative entropy' (first mentioned by E. Schrodinger - ref [2]) from external sources (entropy is extracted from the Biosphere) in order to conform to the II Law of Thermodynamics. What are the sources of this 'negative entropy' ? The Sun is the major source of the energy on Earth. Another source of 'natural energy' is geothermal energy. However, the total balance of energy for the Biosphere is on average zero for energy from the Sun, the same amount of energy is absorbed as is released, and is also on average zero for the Geothermal energy from Earth, when the Biosphere is in a steady-state condition. 






Fig.2. Three Thermodynamic Subsystems Sun, Biosphere and Universe. The Biosphere extracts negative entropy in the process of exchanging"Hot" Photons (Black Body radiation at T= 5800 K) to "Cold" Photons (Black Body radiation at T=280 K). This process is responsible for the mysterious "Life Force" which seems to defy II Law of Thermodynamics.
What is the source of negative entropy ? The Sun's energy is highly organized and carried by photons. Our Biosphere absorbs this energy and then releases it back to the Universe -the global balance of energy is zero (Fig.2). However, energy released to the environment is in the form of electromagnetic radiation, which is on average at longer wavelengths than the absorbed photons (Fig.1 and 2). The black body radiation of the Sun (5800 K), which is absorbed by the Biosphere has a much higher temperature than the black body radiation from the Biosphere and Earth (280 K) flowing to the Universe (3 K) (Fig.2).
The explanation is that the Biosphere does not accumulate energy when it is in steady-state condition, but it accumulates negative entropy and increases in organization. This is the difference between the entropy of absorbed radiation and the emitted radiation at longer wavelengths of photons (Fig.1 and 2). On the basis of this theory quantitative calculations of the total "negative entropy" balance on Earth, can be made. 


sources:http://www.digital-recordings.com/


kata bijak hari ini

Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.
Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.
Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong.
Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.
Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.
Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.
Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang akan kita terima kelak.
Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.
Cinta itu angkuh dan lembut. Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang di langit.
Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.
Nasihat yang baik tidak pernah datang terlambat.
Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.
Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.
Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.
Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.
Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.
Lidah anda yang menentukan siapa anda.
Diantara isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik.
Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.
Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.
Jika Anda tidak memulai hari ini dengan senyuman, belum terlambat untuk mencobanya pada hari esok.
Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya
Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya
Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya
Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah
Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.
Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah
Bila Kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.
Perlukah merasa kecil dan malu dihina? Orang yang dihina itu sebenarnya memungut pahala cum-cuma tanpa perlu bersusah payah
Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.  (Khalifah Abdul MAlik bin Marwan)
Barang siapa yang selalu kekenyangan maka banyaklah dagingnya, dan siapa yang banyak dagingnya maka kuatlah nafsunya. Siapa yang kuat nafsunya maka banyaklah dosanya, siapa yang banyak dosanya maka keraslah hatinya dan siapa yang keras hatinya  maka tenggelamlah dia dalam bencana dunia serta keindahannya
Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik) niscaya tumbuh sebagiannya
Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu.
Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.
Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.
Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

Sekali tidak berhasil bukan berarti gagal selamanya
Kebahagiaan takkan pernah bisa dibeli dengan uang
Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.
Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga
Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah laksana berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya.
Mereka itu orang-orang yang berlaku adil dalam menetapkan hukum
baik kepada rakyat maupun kepada keluarga
Tiga sifat yang menyebabkan penyandangnya tidak tentram dalam hidupnya : iri, dengki, dan akhlak buruk
Hiduplah Sesuka hatimu,
Sesungguhnya kamu pasti mati.
Cintai siapa saja yang kamu senangi,
Sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya.
Lakukan apa saja yang kamu kehendaki,
Sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya.
Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali niat yang ikhlas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesehatan dan keamanan

Banyak orang akan datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya sahabat-sahabat sejati yang akan meninggalkan bekas di dalam hatimu.

Untuk menangani dirimu, gunakan kepalamu. Tetapi untuk menangani orang lain, gunakan hatimu.

Kemarahan hanyalah satu kata yang dekat dengan bahaya.

Pikiran yang besar membicarakan ide-ide;
Pikiran yang rata-rata membicarakan kejadian-kejadian;
Dan pikiran yang kerdil membicarakan orang-orang.

Allah memberikan kepada setiap burung makanan mereka, tetapi Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka.

Ia yang kehilangan uang, kehilangan banyak;
Ia yang kehilangan seorang teman, kehilangan lebih banyak;
Tetapi ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya.

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk mendapatkan semua itu dari dirimu sendiri.

Lidah praktis tidak berat sama sekali, tetapi hanya sedikit orang yang dapat memegangnya.

MSDS ASAM NITRAT

MSDS ASAM NITRAT
Oleh :
Wahyu Fajaryanto 09303241007
Nurul Kurniati Rahayu 09303241012
Eko Budiyanto 09303241027
Astri Ani 09303241035
  1. Pendahuluan

MSDS (Material Safety Data Sheet) merupakan kumpulan data keselamatan dan petunjuk dalam penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya.  Lembar data keselamatan bahan didesain sedemikian rupa, disusun secara ringkas , skematik dan dalam bahasa indonesia agar mudah dimengerti dan dipahami. Pembuatan LDKB ini dimaksudkan sebagai informasi acuan bagi para pekerja dan supervisor yang menangani langsung dan mengelola bahan kimia berbahaya dalam industri maupun laboratorium kimia. Dengan informasi tersebut diharapkan seseorang akan mempunyai naluri untuk mencegah dan menghindari, serta mampu menanggulangi kecelakaan kimia yang mungkin terjadi (Tim Supervisi Ditjen Dikti, 2002). Informasi dalam LDKB ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan mendorong sikap kehati-hatian dalam menangani bahan kimia berbahaya.
LDKB bukan merupakan terjemahan dari MSDS dari luar negeri, tetapi merupakan kumpulan informasi keselamatan dari banyak buku, leaflet, jurnal, dan pengalaman (http//www.kimianet.lipi.go.id/database.cgi?depandatabase&&&1&1098595676).
  1. Cara Memahami LDKB maupun MSDS
  1. Identifikasi bahan, bagian ini menjelaskan nama bahan kimia, meliputi :
  1. Nomor urut LDKB
  2. CAS (Chemical Abstract Services)
  3. Sinonim baik nama kimia maupun nama dagang
  4. Rumus Dan Berat Molekul
  1. Label bahaya keselamatan, diberikan dalam bentuk gambar, ada ranking bahaya 0-4 (label NFPA, Amerika) yang mempunyai arti :

Angka 4 : Penyebab kematian, cedera fatal meskipun ada pertolongan. Segera menguap dalam keadaan normal dan dapat terbakar dalam keadaan cepat. Mudah meledak atau diledakkan, sensitif terhadap panas dan mekanik.
Angka 3  : Berakibat serius pada keterpaan singkat, meskipun ada pertolongan. Cair atau padat dapat dinyalakan pada suhu biasa. Mudah meledak, tetapi memerlukan penyebab panas panas dan tumbukan kuat.
Angka 2  : Keterpaan intensif dan terus menerus berakibat serius, kecuali ada pertolongan. Perlu sedikit ada pemanasan sebelum bahan dapat dibakar. Tidak stabil, bereaksi hebat, tetapi tidak meledak.
Angka 1 :  Penyebab iritasi atau cedera ringan. Dapat dibakar tetapi memerlukan pemanasan terlebih dahulu. Stabil pada suhu normal, tetapi tidak stabil pada suhu tinggi
Angka 0  : Tidak berbahaya bagi kesehatan meskipun kena panas (api). Bahan tidak dapat dibakar sama sekali. Stabil, tidak reaktif, meskipun klena panas atau suhu tinggi.
  1. Informasi bahan singkat mengenai jenis bahan, wujud, bahaya, serta manfaat nya. Dari informasi singkat dan label bahaya , secara cepat dapat dipahami kehati-hatian dalam menangani bahan kimia tersebut.
  2. Sifat-sifat bahaya
  1. Bahaya keselamatan : Bahaya terhadap kesehatan dinyatakan dalam bahay jangka pendek (akut) dan jangka panjang (kronis). NAB (Nilai ambang Batas) diberikan dalam satuan mg/m3 atau ppm. NAB adalah konsentrasi pencemaran dalam udara yang oleh dihirup seseorang yang bekerja selama 8 jam/hari selama 5 hari. Beberapa data berkaitan dengan bahaya kesehatan juga diberikan yaitu :
  1. LD-50 (lethal doses) : dosis yang berakibat fatal terhadap 50% binatang percobaan mati.
  2. LC-50 (lethal concentration) : konsentrasi yang berakibat fatal terhadap 50% binatang percobaan.
  3. IDLH (immediately dangerous to life and health) : pemaparan yang berbahaya terhadap kehidupan dan kesehatan.
  1. Bahaya kebakaran
Ini termasuk kategori bahan mudah terbakar, dapat dibakar, tidak dapat dibakar atau membakar bahan lain. Kemudahan zat untuk terbakar ditentukan oleh :
  1. Titik nyala : suhu terendah dimana uap zat dapat dinyalakan
  2. Konsentrasi mudah terbakar : daerah konsentrasi uap gas yang dapat dinyalakan. Konsentrasi uap zat terendah yang masih dapat dibakar disebut LFL (low flammable limit) dan konsentrasi tertinggi yang masih dapat dinyalakan disebut UFL (upper flammable limit). Sifat kemudahan membakar bahan lain ditentukan oleh kekuatan oksidasinya.
  3. Titik bakar  : suhu dimana zat terbakar dengan sendirinya.
  1. Sifat – sifat fisika  : merupakan faktor yang dapat mempengaruhi sifat bahaya suatu bahan
  2. Keselamatan dan pengamanan : penanganan dan penyimpanan, tumpahan dan kebocoran , pertolongan pertama, pemadam api.
  3. Informasi lingkungan : menjelaskan bahaya terhadap lingkungan dan bagaimana menangani limbah atau buangan bahan kimia baik berupa padat, cair maupun gas (www.kimianet.lipi.go.id).
  1. MSDS HNO3
  1. Identifikasi Produk


Nama Produk : Asam Nitrat 65 %
Kode Katalog : SLN2161
CAS# : Campuran
RETCS : Tidak Dipakai
TSCA : TSCA 8 (b) persediaan: Air, Asam nitrat, marah
CI # : Tidak dipakai.
Sinonim : Nitric Acid 65%
Nama Kimia : Tidak dipakai.
Rumus Kimia : Tidak dipakai.
  1. Komposisi Bahan
Nama
CAS#
% massa
Air
7732-18-5
35
Asam Nitrat, furning
7697-37-2
65


Data  Toksikologi pada Bahan : Asam nitrat, berasap : UAP (LC50): akut 244 ppm [Rat]. 344 ppm 0.5 hours [Rat]
  1. Identifikasi Bahaya
  • Potensi Efek Kesehatan Akut
Sangat berbahaya jika terjadi kontak langsung dengan kulit (korosive, iritatif), kontak dengan mata (korosive, iritatif), gangguan pencernaan dan gangguan pernafasan. Dalam bentuk cairan atau spray bisa menyebabkan iritasi mata
  • Potensi Efek Kesehatan Kronis
Efek karsinogenik : tidak ada
Efek mutagenik : tidak ada
Efek teratogenik : tidak ada
Senyawa ini dapat meracuni paru-paru, membran mukosa, sistem pernafasan bagian atas, kulit, mata, dan gigi. Jika terlalu lama atau berulang-ulang terkena, maka dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh. Jika terlalu lama mengalami kontak dengan uap, maka dapat menimbulkan iritasi mata kronis dan menyebabkan beberapa iritasi kulit. Jika terlalu lama atau berulang-ulang terkena uap, dapat menyebabkan infeksi pernafasan.
  1. Pertolongan Pertama
  • Kontak Mata
Jika kontak dengan mata , basuh mata dengan air paling tidak selama 15 menit. Gunakan air dingin. Dan segera cari pertolongan medis.
  • Kontak Kulit
Jika kontak, bilas bagian yang terkena asam Nitrat dengan air paling tidak 15 menit sambil melepas pakaian yang terkontaminasi. Cuci pakaian  yang terkontaminasi sebelum dipakai lagi.
  • Kontak serius dengan kulit
Cuci dengan sabun desinfektan dan oles  kulit yang terkontaminasi dengan krim anti-bakteri. Carilah segera pertolongan medis.
  • Penghirupan
Jika terhirup, lepaskan ke udara segar.  Jika terjadi gangguan pernapasan, berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Segera cari pertolongan  medis.
  • Penghirupan Serius
Evakuasi korban ke daerah yang aman sesegera mungkin. Jika terfjadi kesulitan bernafas, longgarkan pakaian korban dan berikan oksigen. Jika korban tidak bernafas, berikan nafas buatan. AWAS: “hal ini mungkin berbahaya bagi orang yang memberikan nafas buatan sebab bahan-bahan beracun dan korosif dapat terhirup. Segera cari pertolongan medis.
  • Pencernaan
Jika tertelan jangan dimuntahkan kecuali diarahkan oleh ahli medis. Jagan memberikan sesuatu pada mulut korban yang tidadk sadar. Loggarkan pakaian korban. Segera cari pertolongan medis.
  • Pencernaan Serius
Tidak tersedia
  1. Menghindari Kecelakaan
  • Tumpahan kecil : Encerkan dengan air dan diserap dengan kain, atau serap dengan bahan kering yang inert dan tempatkan dalam wadah pembuangan limbah yang sesuai. Jika perlu, netralkan residu dengan larutan Natrium Karbonat encer.
  • Tumpahan banyak : Cairan korosif. Bahan pengoksidasi. Cairan beracun. Tutup kebocoran jika tidak berbahaya. Serap dengan tanah kering, pasir atau bahan yang tidak mudah terbakarb lainnya. Jangan menaruh air di samping wadah. Hindari kontak dengan bahan yang mudah terbakar (kayu, kertas, minyak, kain, dan lain-lain). Jaga kelembaban dengan menggunakan semprotan air. Jangan tumpahkan material. Netralkan residu dengan larutan Natrium karbonat encer.
  1. Penanganan dan Penyimpanan
  • Yang perlu diwaspadai :
Wadah tetap terkunci, dan kering. Jauhkan dari panas. Jauhkan dari sumber api dan material yang mudah terbakar. Jangan dimakan. Jangan menghirup gas/asap/ uap. Jangan menambahkan air ke bahan ini. Jika ventilasi tidak baik gunakan peralatan pernafasan yang baik. Jika tertelan, segera cari pertolongan medis dan tunjukkan label bahan. Hindari kontak dengan kulit dan mata, jauhkan dari bahan pereduksi, bahan mudah terbakar, bahan organik, logam, asam, alkali, dan panas matahari. Dapat merusak permukaan logam. Simpan dalam drum logam atau drum papan fiber  yang terlapisi menggunakan bagian dalam yang terlapisi polyethylen yang kuat.
  • Penyimpanan :
Jaga wadah dalam keadaan tertutup rapat. Tempatkan wadah di ruang berventilasi dan dingin. Pisahkan dari asam, alkali, agen pereduksi, dan bahan mudah terbakar.
  1. Proteksi Diri
  • Teknis perawatan
Sediakan ventilasi yang kering untuk menjaga kelembaban air dibawah nilai batas. Pastikan keran pencuci mata dan shower keselamatan dapat digunakan dengan baik.
  • Perlindungan Personal
Pelindung wajah. Pelindung tubuh lengkap. Respirator uap. Pastikan memakai respirator yang bersertifikat. Sarung tangan dan sepatu boot dalam keadaan baik.
  • Perlindungan personal saat tumpahan yang banyak
Pakaian praktikum lengkap, respirator uap, boot, sarung tangan. Menggunakan perangkat penutup hidung untuk menghindari terserapnya zat.
  1. Sifat-Sifat Larutan dan Kimia
  • Bentuk fisik dan penampilan : cairan
  • Bau : menyengat
  • Rasa : tak berasa
  • Berat molekul : tidak ada
  • Warna : tak berwarna sampai kuning cerah
  • pH(1% larutan dalam air) : asam
  • Titik didih : 1210 C / 249,80 F
  • Titik leleh : - 41,60 C / -42,9 F
  • Titik Kritis : Tak teridentifikasi
  • Berat jenis : 1,408 (air=1)
  • Tekanan uap : 6 kPa (200 C)
  • Massa jenis uap : 2,5 (air=1)
  • Volatilitas : Tak teridentifikasi
  • Batas Aman uap : 0.29 ppm
  • Koefisien distribusi air/ minyak : Tak teridenfikasi
  • Ionisasi dalam air : Tak teridenfikasi
  • Sifat Dispersi : Larut dalam air, dietil eter,
  • Kelarutan : Mudah larut dalam air dingin,   air hangat, dietil eter.  
  1. Stabilitas dan Reaktivitas
  • Stabilitas : Produk stabil
  • Temperatur yang tidak stabil : Tidak ada
  • Kondisi tidak stabil : Bahan yang tidak cocok
  • Tidak cocok dengan beberapa bahan : Sangat reaktif dengan alkali, bahan pereduksi, bahan yang mudah terbakar, bahan organik, asam, dan logam.
  • Korosivitas : sangat korosif terhadap Aluminium, tembaga. Non-korosif dengan kaca, stainless steel (304/316), kuningan.
  • Keterangan khusus dalam reaktivitas : Pengoksidasi uap. Bereaksi keras dengan alkohol, material organic, turpentin(getah pinus),batubara. Bereaksi keras dengan Aseton  dan Asam sulfat. HNO3 bereaksi dengan air atau uap air untuk memproduksi panas dan racun, korosif, dan uap yang  mudah terbakar.
  • Keterangan khusus dalam korosivitas  : dengan hadirnya bahan pengoksidasi, akan bereaksi dengan semua logam basa kecuali aluminium dan baja kromium. Ini juga bereaksi dengan plastik, karet, dan cat. Tidak merusak perunggu baja, dan seng.
  • Polimerisasi : Tidak terjadi.
  1. Informasi Toksikologi
  • Jalan masuk : langsung terserap dalam kulit. Kontak dengan kulit, mata. Pernafasan dan pencernaan.
  • Efek racun pada hewan : Tidak ada
  • Efek Kronis pada manusia : mengandung material yang menyebabkan kerusakan pada organ seperti paru paru, membran mukosa, sistem pernafasan bagian atas, mata, dan gigi.
  • Efek lain pada manusia : sangat berbahaya pada pernafasan (merusak paru paru), pada kontak kulit, mata , dan pencernaan.
  • Keterangan khusus efek Kronis pada hewan : LDL
  • Keterangan khusus efek Kronis pada manusia : Mengganggu reproduksi, gangguan pada kelahiran dan janin (berdasar data pada hewan).

  1. Informasi Ekologi
  • Pencemaran lingkungan : tidak ada
  • BOD dan COD : tidak ada
  • Pengrusakan lingkungan : mungkin bahaya singkat dari peruraian tidak terlihat, tetapi peruraian dalam jangkan panjang dapat terlihat.
  • Efek racun pada peruraian produk : peruraian produk tidak lebih beracun daripada produk itu sendiri
  • Keterangan lain : tidak ada